kartu kredit
kartu kredit

Dewasa ini kebutuhan akan kartu kredit menjadi sebuah kebutuhan primer bagi sebagian orang. Hampir setiap orang menggunakan kartu kredit. Terkadang karena kemudahan cara penggunaannya, seseorang menjadi sangat boros dalam berbelanja. Gesek sana – sini, akhirnya tagihan membengkak.

Lantas bagaimana agar menggunakannya dengan cermat dan tidak boros? Berikut akan dipaparkan tips hemat berbelanja dengan kartu kredit. Memiliki kartu ini seumpama memiliki hutang. Oleh sebab itu harus pintar dalam penggunanya. 

Tips hemat berbelanja dengan kartu kredit yaitu sebagai berikut : 

kartu kredit
kartu kredit

1. Gunakan fasilitas reward /point /bonus 

Beberapa bank penerbit bekerja sama dengan pusat perbelanjaan. Para pemilik kartu diberikan fasilitas bonus atau potongan harga dalam penggunaannya. Manfaatkan fasilitas tersebut untuk berbelanja sesuai kebutuhan. 

2. Berbelanja apa yang dibutuhkan bukan apa yang diinginkan. 

Pengguna kartu, terutama wanita kerap menjadi ‘ lapar mata’  jika mendengar kata diskon atau sering tertarik ketika melakukan window shopping di pusat – pusat perbelanjaan. Oleh sebab itu, manajemen keinginan harus tertata dengan baik. Ingat, memiliki kartu ini sama dengan memiliki hutang. Jadi, berbelanjalah sesuai dengan kebutuhan. 

3. Melunasi hutang sebelum jatuh tempo. 

Cara ini sangat efektif, memiliki kartu kredit sama dengan memiliki hutang. Oleh sebab itu, lunasilah sebelum jatuh tempo, terdapat denda dan bunga jika tidak dilunasi segera. Untuk itu, segera lunasi hutang setelah berbelanja menggunakannya. 

4. Pilihlah kartu kredit sesuai dengan kebutuhan. 

Banyak sekali bank penerbit mengeluarkan berbagai jenis kartu kredit, dengan fasilitas yang beragam. Pertimbangkan keuntungan dan kerugian agar tidak salah dalam memilihnya. Pilihlah kartu yang sesuai dengan kebutuhan dan memang sesuai untuk anda.. 

5. Mengontrol pengeluaran setiap bulannya. 

Manajemen keuangan yang baik adalah manajemen pemasukan dan pengeluaran yang seimbang, tidak ‘besar pasak daripada tiang’.Salah satu fasilitasnya, adalah mendapatkan email mengenai e-statement, penggunaan kartu kredit setiap bulannya  Laporan tersebut bisa dijadikan acuan untuk membantu perencanaan keuangan yang baik. Adanya bukti transaksi tersebut dapat dijadikan acuan bagaimana mengontrol keuangan dengan baik. 

6. Pilihlah bank penerbit yang diawasi oleh OJK 

Tentunya kita menginginkan keamanan dan kenyamanan setiap transaksi bukan? Oleh sebab itu, pilihlah bank penerbit kartu kredit yang diawasi oleh OJK. Hal ini penting, mengingat akan kemungkinan resiko yang terjadi di kemudian hari. Resiko tersebut diantaranya, resiko internal yaitu yang datang dari pihak bank penerbit itu sendiri. Seandainya di kemudian hari, terjadi likuiditas atau kebangkrutan misalnya maka resiko tersebut dapat diminimalisir dengan adanya OJK.

Resiko eksternal yaitu cyber crime, kejahatan tidak hanya terjadi di dunia nyata, semakin canggih teknologi berkembang semakin canggih pula tingkat kejahatan. Pencurian data pribadi sangat marak akhir – akhir ini. Terutama bagi mereka penggunanya. Para penjahat cyber crime itu menggunakan data pribadi penggunanya untuk melakukan kejahatan. Oleh sebab itu, Pentingnya pengawasan atas transaksi di luar yang dilakukan para pengguna kartu kredit. Untuk itu, memilih bank penerbit yang terjamin dan diawasi oleh lembaga keuangan pihak ketiga. 

Demikian beberapa cara agar dapat menggunakan kartu kredit yang efektif dan efisien, dengan membaca cara di atas diharapkan tidak terjadi lagi terjerat hutang yang memberatkan. Sehingga Pentingnya mengetahui tips hemat berbelanja dengan kartu kredit.